![]() |
Foto. ilustrasi |
Meranti, Tingkap.info -- Dalam suasana antusias, masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti, khususnya para pengurus masjid dan mushalla yang tergabung dalam Forum Masyarakat Masjid Mushalla, memberikan apresiasi tinggi terhadap program yang diusung oleh pasangan calon bupati dan wakil bupati nomor urut dua, Mahmuzin Taher dan Iskandar Budiman. Program unggulan mereka yang diberi nama "Menebas Tuntas" ini mengusung visi besar dengan program satu desa satu rumah dakwah atau rumah Qur'an, yang bertujuan untuk memperkuat fondasi agama dan moralitas di tengah masyarakat, terutama bagi generasi muda.
Program ini telah mendapatkan sambutan positif dari berbagai kalangan, termasuk para penggiat LPTQ, guru ngaji, guru madrasah Diniyah Awaliyah (MDA), guru madrasah Tsanawiyah Aliyah, serta para ustadz, ustazah, dai, dan daiyah yang selama ini aktif berdakwah di masjid-mushalla di Kepulauan Meranti. Mereka menilai program ini sebagai langkah konkret untuk menjaga dan membangun akidah, akhlak, serta nilai-nilai keimanan di tengah tantangan sosial yang semakin besar. Menurut banyak pihak, langkah tersebut akan memberikan kesan positif yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat dan lingkungan sekitar.
“Kami sangat bersyukur mendengar program ini, terutama di saat para dai dan pengurus masjid yang kerap terabaikan oleh pemerintah. Kami merasa mendapat dukungan nyata untuk menjalankan misi dakwah dengan lebih baik,” ujar Ustaz Ahmadi, seorang pengurus masjid dan tokoh agama setempat, Selasa (29/10/2024) malam.
Ia juga menambahkan bahwa dengan adanya program ini, keberlangsungan pendidikan agama di Kabupaten Kepulauan Meranti diharapkan akan semakin terjamin, sehingga nilai-nilai Al-Qur'an dan semangat beragama dapat tertanam kuat dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.
Komitmen Penuh dari Forum Masyarakat Masjid Mushalla
Forum Masyarakat Masjid Mushalla Kepulauan Meranti menegaskan dukungan penuh terhadap pasangan Mahmuzin Taher-Iskandar Budiman untuk memenangkan pilkada yang akan digelar pada tanggal 27 November 2024 mendatang. Forum ini merasa bahwa program satu desa satu rumah dakwah atau rumah Qur'an merupakan jawaban atas kekhawatiran yang selama ini mereka rasakan terkait dengan moralitas dan akhlak generasi muda. Tingkat pergaulan bebas dan kasus penyalahgunaan narkoba yang kian meningkat di berbagai pelosok wilayah membuat kebutuhan akan bimbingan agama semakin mendesak.
Sebagai bukti dukungan, para pengurus masjid dan mushalla yang tergabung dalam forum ini telah berkomitmen untuk bergerak bersama-sama menyosialisasikan visi dan misi pasangan nomor urut dua kepada masyarakat luas. Mereka berpendapat bahwa kebijakan ini bukan hanya sekadar janji politik, tetapi adalah bentuk kepedulian nyata yang menyentuh kebutuhan mendasar masyarakat di bidang keagamaan.
Harapan untuk Masa Depan Generasi Muda Kepulauan Meranti
Dengan adanya rumah dakwah atau rumah Qur'an di setiap desa, diharapkan generasi muda Kepulauan Meranti akan mendapatkan pendidikan agama yang lebih mudah diakses dan terarah. Selain itu, rumah dakwah juga akan menjadi tempat berkumpulnya para ustadz, dai, guru ngaji, dan tokoh agama setempat untuk merancang program dakwah yang menyentuh kebutuhan masyarakat. Ini dianggap penting agar pengajaran agama bukan sekadar teori, tetapi bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga tercipta generasi yang kuat dalam keimanan, akhlak, dan nilai-nilai kebangsaan.
“Ini adalah kebangkitan Islam dari Meranti. Melalui program ini, kita berharap bisa membentuk generasi yang tidak hanya pandai dalam hal dunia, tetapi juga kuat dalam hal keimanan dan moralitas,” tambah Ustaz Ahmadi. Dengan adanya dukungan dari pemerintah daerah untuk para penggiat agama, ia yakin bahwa program ini akan membangkitkan semangat baru dalam kehidupan masyarakat Kepulauan Meranti, sekaligus menjadi solusi untuk menghadapi tantangan sosial yang semakin kompleks di masa mendatang.
Diharapkan dengan hadirnya program "Menebas Tuntas" ini, Kabupaten Kepulauan Meranti dapat menjadi teladan bagi daerah-daerah lain dalam hal membangun masyarakat yang religius, bermoral, dan tangguh menghadapi perubahan zaman. Program ini bukan hanya soal visi politik, melainkan gerakan nyata untuk menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan penuh nilai agama yang akan diwariskan ke generasi penerus.