Pekanbaru, Tingkap.info -- Bulan suci Romadhon adalah bulan yang penuh Rahmat, berkah dan Maghfiroh yang dihadirkan untuk semua ummat manusia . Tak hanya bagi kaum muslimin yang menjalankan ibadah puasa, tapi juga bagi mereka yang tidak melaksanakan ibadah puasa ikut merasakan keberkahan bulan tersebut. Romadhon 1446 Hijriah sebentar lagi akan usai. Tibalah saatnya Syawal menjelma. Umat muslim sedunia akan merayakan hari kemenangan dengan bertakbir, bertahmid, bertahlil memuja-muji asma Allah SWT disemua penjuru. Selain gema kalimat toyibah juga akan ada pelaksanaan sholat idul Fitri yang akan dilaksanakan secara serentak 1 Syawal nantinya. Dalam pelaksanaan ibadah sholat idul Fitri didalamnya terangkai juga penyampaian khutbah idul Fitri.
Ikatan Khotib Dewan masjid Indonesia (DMI) wilayah Riau akhir-akhir ini mendapatkan permintaan dari masjid dan Mushalla untuk Mengutus Khotib sholat idul Fitri. Hal ini diungkapkan oleh sekretaris umum ikatan Khotib DMI Riau ust. Asman Hasanuddin.,S.Ag saat dikonfirmasi oleh awak media beliau sedang menyusun jadwal para Khotib DMI yang akan mengisi khutbah idul Fitri, Jumat (28/03/2025).
"Alhamdulillah antusias pengurus masjid dan mushalla luar biasa. Meminta para da'i ustadz yang tergabung di ikatan Khotib DMI Riau untuk menjadi penceramah atau pengkhutbah nanti di 1 Syawal. Tak hanya masjid dan mushalla yang rutin kita kunjungi dan kerja sama saat safari Romadon saja. Melainkan dari luar daerah kota Pekanbaru juga ada yang meminta kita mengutus Khotib idul Fitri nanti. Barangkali ini merupakan salah satu alat ukur bagi kita ormas Islam harus mempersiapkan segala sesuatunya untuk syiar Islam termasuk pengurus nya bisa menjadi da'i yang memberikan nasehat kesejukan dan solusi kebaikan ditengah tengah kebutuhan ummat," Ungkap ustad Asman.
Hal senada juga disampaikan oleh ketua DMI provinsi Riau Buya Mizan Asnawi SE, Mec.Dev bahwa ustadz yang tergabung diikatan Khotib DMI Riau memang sedang mendapatkan keberkahan dari bulan suci Romadhon. Hampir semua ustadz setiap malam Romadhon penuh jadwal mengisi tausiyah ke masjid dan mushalla ditambah lagi nantinya akan mengisi di 1 Syawal. Sehingga kedepannya DMI Riau juga akan fokus menyiapkan para generasi mubaligh yang siap terjun disegala Medan juang dakwah. Tak hanya pandai berbicara diatas mimbar dakwah. Tapi juga menjadi lentera dikegelapan ummat. Sehingga membawa cahaya kebaikan untuk urusan hidup dunia dan akherat.
"Saya berharap semua kita mempersiapkan diri menjadi da'i karena pada sejatinya yang punya kewajiban sama untuk menjalankan amanah dakwah ini adalah kita, tidak dibatasi oleh profesi apapun, siapapun kita mestinya adalah dai yang menyampaikan amar makruf nahi munkar. Tugas berat kita karena melanjutkan dakwah para pewaris nabi. Jadi harus siap lahir batin. Dan untuk menjadi Khotib juga perlu kita persiapkan segala sesuatunya supaya tidak hanya menjadi ustadz yang pintar berbicara tapi juga sesuai dengan sikap perbuatan nya apa yang telah mereka sampaikan kepada ummat," Terang Buya Mizan yang juga Dekan Fakultas ekonomi di kampus UMRI tersebut.
Laporan : Dasuki